A. PENDAHULUAN
Allah Berfirman :
"Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan qurban, Maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). ia berkata (Qabil): "Aku pasti membunuhmu!". berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya menerima (qurban) dari orang-orang yang bertakwa". (Al Maidah: 27).
Ibadah qurban berasal dari pengurbanan agung yang dilakukan oleh Nabi Ibrahim terhadap puteranya yang memenuhi perintah Allah. Allah sangat menghargai dan memuji pengurbanan Nabi Ibrahim yang dilandasi oleh iman dan takwanya yang tinggi dan murni, kemudian mengganti puteranya Ismail yang akan dikurbankan itu dengan seekor hewan domba yang besar (QS Ash-Shaffat, 37:107).
Hari Raya Qurban merupakan Hari Raya yang berdimensi sosial kemasyarakatan yang sangat dalam. Hal itu terlihat ketika pelaksanaan pemotongan hewan yang akan dikorbankan, para mustahik yang akan menerima daging-daging kurban itu berkumpul. Mereka satu sama lainya meluapkan rasa gembira dan sukacita yang dalam. Yang kaya dan yang miskin saling berpadu, berinteraksi sesamanya. Luapan kegembiraan di hari itu, terutama bagi orang miskin dan fakir, lebih-lebih dalam situasi krisis ekonomi dan moneter yang dialami sekarang ini, sangat tinggi nilainya, ketika mereka menerima daging hewan kurban tersebut.
Untuk merespon keinginan masyarakat menyalurkan hewan kurban atau dana untuk kurban kepada anak-anak yatim, piatu, dhuafa dan fakir miskin, kami dari Yayasan Gema Indonesia Sejahtera (YGIS) sebagai lembaga pengelola dan penyalur hewan kurban di kota Bekasi akan menampung hewan kurban untuk disalurkan kepada anak-anak yatim, piatu dan dhuafa’ melalui program Gema Qurban 1432 H.
DASAR HUKUM
1. Al Qur’an ( Al Hajj : 34 )
“Dan bagi tiap-tiap umat telah Kami syariatkan penyembelihan (kurban), supaya mereka menyebut nama Allah terhadap binatang ternak yang telah direzkikan Allah kepada mereka, maka Tuhanmu ialah Tuhan Yang Maha Esa, karena itu berserah dirilah kamu kepada-Nya. Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah).”
2. Al Hadits
Dari Aisyah ra sesungguhnya Nabi Saw bersabda: "Bahwa tidak ada amalan manusia pada hari raya adha yang lebih dicintai Allah SWT, selain mengalirkan darah hewan (maksudnya : menyembelih hewan qurban)" (HR Ibnu Majah dan Tirmidzi)
SASARAN
Anak-anak yatim, piatu, dhuafa binaan Yayasan Gema Indonesia Sejahtera dan fakir miskin yang berada di daerah jatibening, Bekasi, dan Serang, Banten.
B. WAKTU DAN TEMPAT
Tanggal : 6 – 9 November 2011 ( 10 – 13 Dzulhijjah 1432 )
Tempat : Yayasan Gema Indonesia Sejahtera
Jl. Jatibening Raya No. 56 RT 001 RW 003 Kel. Jatibening Baru
Kec. Pondok Gede, Kota Bekasi
C. AGENDA KEGIATAN
1. Pemotongan hewan kurban
2. Pembagian daging kurban kepada anak-anak yatim, dhuafa’ dan fakir miskin.
D. ANGGARAN KURBAN
Rincian pembagian daging kurban
a. 250 anak yatim @ 1 Kg daging : 250 Kg daging
b. 50 dhua’fa @ 1 Kg daging : 50 Kg daging
c. 50 fakir miskin @ 1 Kg daging : 50 Kg daging
E. PENUTUP
Demikian proposal kegiatan Gema Qurban 1432 H ini kami ajukan. Semoga dengan berkurban kita lebih dekat lagi dengan Sang Khalik dan selalu berada dalam naungan perlindungan-Nya. Amin
“Wahai orang-orang yang beriman, berinfaklah dengan sebagian yang baik dari usaha kalian dan sebagian yang Kami tumbuhkan di bumi ini untuk kalian. Janganlah kalian memilih yang buruk lalu kalian infakkan padahal kalian sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memicingkan mata. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya dan Maha Terpuji.” (Al Baqarah: 267)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar